·
Pada 13 Rajab
tahun 12 H atau bertepatan dengan bulan ke 10 tahun 633. tentara Islam
bergerak. Pasukan yazid kemudian singgal di Timur Yordania, sementara pasukan
Syarahbil di Bashra, Abu Ubaidah singgal di Jabiah dan pasukan Amer bina Ash
menuju ke selatan Palestina. Kemudian Abu Bakar mengutus Kholid bin Walid untuk
berangkat dari Irak menuju Syam, sebagai pasukan tambahan. Pada 8 Shafar 12
H/14/4/634M, sebanyak 9000 pasukan bergerak dan bergabung dengan pasukan lainya
hingga berjumlah 33.000 prajurit. Adapun raja Hercules saat itu keluar dari
Al-quds menuju Damascus, kemudian ke Himsha dan membuat pangkalan militer di
Inthoqiyah. Ia mengirimkan pasukan dari sana pada 18/11/633 M.
·
Pada 24/12/12
Hatau 3/634 M. terjadilah pertempuran pertama yang disebut perang Arubah (di
Wadi Arubah) kemudian pertempuran Dainah dekat dengan Gaza. 3000 Romawi yang
berada di Gaza, diserang pasukan Amer bin Ash dan kalahlah bangsa Romawi
·
27 Jumadil
Awwal 12 H atau Maret 634 M, terjadilah
perang Ajnadina terletak antara Ramallah dan Bet Jibrin, antara gabungan lima
pasukan kaum muslimin yang berjumlah 33.000 orang dengan pimpinan Kholid bin
Walid dengan pasukan Romawi yang berjumlah 100.000 pasukan, Namun romawi dapat
dikalahkan, 3000 prajuritnya dan pasukannya tercerai berai
·
Hari Senin
bulan Rajab tahun 15 H atau 12 Agustus 636, terjadilah perangYarmuk. Sementara
Abu Ubaidah al-Jarrah sedang menjadi komandan umum dan Kholid bin Walid
komandan lapangan serta sejumlah pemimpin lainya sebagai komadan tinggi serta
sejumlah pasukan lainya. Mereka terdiri dari 200.000 hingga 240.000 pasukan
Romawi, melawan pasukan muslim sebanyak 36.000 hingga 46.000 pasukan. Romawi
kalah dan sebanyak 130.000 pasukanya terbunuh dan hanya 3000 pasukan muslim
yang syahid. Saat itu Hercules berkata, selamat tinggal Suriah, salam
perpisahan.
·
Tahun 15
H/636 M. Umar ibnu Khottob tiba di pinggiran kota Al-Quds lalu mengadakan
perdamaian dengan warga Al-Quds. Umar menulis perjanjian yang dikenal dengan
“Perjanjian Umariah”. Umar berkata kepada Abu Ubaidah, dulu kalian adalah
bangsa yang paling hina dan menjadi minoritas. Kemudian Allah memuliakan kalian
dengan Islam. Maka tatkala kalian mengharapkan kemuliaan dengan selain Islam,
pasti Allah akan menghinakan kalian. Ia melanjutkan, kami adalah bangsa yang
dimuliakan dengan Islam, kami tidak akan mengharap selain Allah sebagai
penggantinya
·
Rabiul Akhir
16 H./ Mei 637 Umar ibnu Khottob tiba di Al-Quds. Ia berjalan, sementara
pembantunya justru naik unta. Bersamanyaada 4000 pasukan dari kalangan para
shahabat. Ia shalat di mihrab Nabi Dawud di Al-Aqsha dan membaca surat Shad.
Kemudian ia sujud seperti sujudnya Nabi Dawud AS, lalu pada rakaat kedua beliau
membaca surat al-Isra. Saat itu, Umar membangun musholla untuk laki-laki
(Masjid Al_Aqsha) yang menampung 3000 jamaah dan mensucikan Sakhra
al-Musyarafah. Bilal bin Rabbah mengumandangkan adzan atas perintah Umar Ibnu
Khottob di Masjid Al-Aqsha, mendengar hal itu, para shahabat menangis.yang
paling keras menangisnya, Abu Ubaidah dan Muadz bin Jabal.Hingga kini masih
terdapat kuburan sebagian para shahabat, seperti Dhirar bin Al-Azwar, Amir bin
Abi Waqqash, Abu Ubaidah, Syarahbil bin Hasnah, Muadz bin Jabal dan anaknya
Abdurrahman bun Muadz semoga Allah meridhoi mereka semua. Mereka dimakamkan di
lembah Yordania menjadi saksi atas hal itu.
·
Muawiyah
radhiyallahu anhu menekalukan Qisariyah pada bulan syawal 19 H/Oktober 639,
juga menaklukan Eskelon pada 23 Oktober 639. dengan demikian maka seluruh
wilayah Palestina menjadi milik kaum muslimin dan bangsa Arab.





0 comments:
Post a Comment