SETIAP ORANG BISA MEMBEBASKAN PALESTINA

Thursday, 16 January 2014

Palestina zaman Khulafaurasyidin



·         Pada 13 Rajab tahun 12 H atau bertepatan dengan bulan ke 10 tahun 633. tentara Islam bergerak. Pasukan yazid kemudian singgal di Timur Yordania, sementara pasukan Syarahbil di Bashra, Abu Ubaidah singgal di Jabiah dan pasukan Amer bina Ash menuju ke selatan Palestina. Kemudian Abu Bakar mengutus Kholid bin Walid untuk berangkat dari Irak menuju Syam, sebagai pasukan tambahan. Pada 8 Shafar 12 H/14/4/634M, sebanyak 9000 pasukan bergerak dan bergabung dengan pasukan lainya hingga berjumlah 33.000 prajurit. Adapun raja Hercules saat itu keluar dari Al-quds menuju Damascus, kemudian ke Himsha dan membuat pangkalan militer di Inthoqiyah. Ia mengirimkan pasukan dari sana pada 18/11/633 M.

·         Pada 24/12/12 Hatau 3/634 M. terjadilah pertempuran pertama yang disebut perang Arubah (di Wadi Arubah) kemudian pertempuran Dainah dekat dengan Gaza. 3000 Romawi yang berada di Gaza, diserang pasukan Amer bin Ash dan kalahlah bangsa Romawi 

·         27 Jumadil Awwal 12 H atau Maret 634 M,  terjadilah perang Ajnadina terletak antara Ramallah dan Bet Jibrin, antara gabungan lima pasukan kaum muslimin yang berjumlah 33.000 orang dengan pimpinan Kholid bin Walid dengan pasukan Romawi yang berjumlah 100.000 pasukan, Namun romawi dapat dikalahkan, 3000 prajuritnya dan pasukannya tercerai berai

·         Hari Senin bulan Rajab tahun 15 H atau 12 Agustus 636, terjadilah perangYarmuk. Sementara Abu Ubaidah al-Jarrah sedang menjadi komandan umum dan Kholid bin Walid komandan lapangan serta sejumlah pemimpin lainya sebagai komadan tinggi serta sejumlah pasukan lainya. Mereka terdiri dari 200.000 hingga 240.000 pasukan Romawi, melawan pasukan muslim sebanyak 36.000 hingga 46.000 pasukan. Romawi kalah dan sebanyak 130.000 pasukanya terbunuh dan hanya 3000 pasukan muslim yang syahid. Saat itu Hercules berkata, selamat tinggal Suriah, salam perpisahan. 

·         Tahun 15 H/636 M. Umar ibnu Khottob tiba di pinggiran kota Al-Quds lalu mengadakan perdamaian dengan warga Al-Quds. Umar menulis perjanjian yang dikenal dengan “Perjanjian Umariah”. Umar berkata kepada Abu Ubaidah, dulu kalian adalah bangsa yang paling hina dan menjadi minoritas. Kemudian Allah memuliakan kalian dengan Islam. Maka tatkala kalian mengharapkan kemuliaan dengan selain Islam, pasti Allah akan menghinakan kalian. Ia melanjutkan, kami adalah bangsa yang dimuliakan dengan Islam, kami tidak akan mengharap selain Allah sebagai penggantinya

·         Rabiul Akhir 16 H./ Mei 637 Umar ibnu Khottob tiba di Al-Quds. Ia berjalan, sementara pembantunya justru naik unta. Bersamanyaada 4000 pasukan dari kalangan para shahabat. Ia shalat di mihrab Nabi Dawud di Al-Aqsha dan membaca surat Shad. Kemudian ia sujud seperti sujudnya Nabi Dawud AS, lalu pada rakaat kedua beliau membaca surat al-Isra. Saat itu, Umar membangun musholla untuk laki-laki (Masjid Al_Aqsha) yang menampung 3000 jamaah dan mensucikan Sakhra al-Musyarafah. Bilal bin Rabbah mengumandangkan adzan atas perintah Umar Ibnu Khottob di Masjid Al-Aqsha, mendengar hal itu, para shahabat menangis.yang paling keras menangisnya, Abu Ubaidah dan Muadz bin Jabal.Hingga kini masih terdapat kuburan sebagian para shahabat, seperti Dhirar bin Al-Azwar, Amir bin Abi Waqqash, Abu Ubaidah, Syarahbil bin Hasnah, Muadz bin Jabal dan anaknya Abdurrahman bun Muadz semoga Allah meridhoi mereka semua. Mereka dimakamkan di lembah Yordania menjadi saksi atas hal itu.

·         Muawiyah radhiyallahu anhu menekalukan Qisariyah pada bulan syawal 19 H/Oktober 639, juga menaklukan Eskelon pada 23 Oktober 639. dengan demikian maka seluruh wilayah Palestina menjadi milik kaum muslimin dan bangsa Arab.

0 comments:

Post a Comment

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More