SETIAP ORANG BISA MEMBEBASKAN PALESTINA

Wednesday, 15 January 2014

Bagian Kedua : Dalam Hadits Nabawi


______________________________________________________________________

·         Al-Aqsha adalah masjid kedua yang dibangun di atas muka bumi ini. Dari Abu Dzar Al-Gifari ia berkata, Ya Rasulallah masjid mana yang pertama di bangun ? Nabi menjawab, Masjid Al-Haram. Kemudian apa lagi, Nabi menjawab, lalu Masjid Al-Aqsha. Berapa tahun di antara keduanya ?. Nabi menjawab empat puluh. Kemudian Nabi menambahkan, Kapan saja kamu mendapati waktu shalat, maka shalatlah. Semua bumi ini adalah tempat sujud.

·         Tanah tempat Isra dan Mi’raj. Dari Anas bin Malik disebutkan bahwa Rasulallah SAW berkata, saya datang dengan Burok adalah hewan yang putih tinggi di atas himar tetapi dibawa unta ia menaruhku di dekat ujung lehernya. Nabi berkata, lalu aku naik hingga baitul Maqdis. Aku berkata, kemudian aku mengikatnya dimana para Nabi mengikaykan kendaraanya. Aku masuk masjid dan shalat di dalamnya dua rokaat. Kemudian aku keluar dan Jibril menghampiriku dengan membawa nampan berisi khamar dan satu lagi berisi susu. Maka aku meminum susu. Maka Jibril berkata,
engkau telah memilih fitrah kesucian kemudian kami naik (mi’raj) ke langit.

·         Al-Aqsha dari sekian mujizat Isra  Dari Jabir bin Abdullah bahwa ia mendengar  Rasulallah  berkata:, ketika orang-orang Qureish mendustakan aku, aku berdiri di atas batu, maka Allah memuliakan aku dengan baitul Maqdis maka tersebarlah berita dari mereka tentang ayat-ayatNya dan aku bisa melihatnya.  

·         Kiblat Pertama : dari Barra bin Azib semoga Allah meridhoi kepadanya, ia berkata : Kami shalat menghadap Baitul Maqdis selama enam belas atau tujuh belas bulan, kemudian dirubah menghadap kiblat.

·         Dianjurkan bepergian menuju Masjid Al-Aqsha : dari Abi Said al-Kudriyi semoga Allah meridhoinya ia berkata, telah bersabda Rasulallah SAW. “Tidak boleh diniatkan bepergian kecuali kepada tiga masjid. Masjid Al-Haram, Masjid Al-Aqsha dan Masjid aku ini.

·         Haji dan Umrah berangkat dari Al-Aqsha : Dari Ummu Salamah semoga Allah meridhoinya ia berkatam telah bersabda Rasulallah “barang siapa berihlal untuk beribadah haji atau umrah dari Masjid Al-Aqsha ke Masjid Al-Haram, maka akan diampuni segala dosanya yang telah lalu dan akan datang, dan wajib baginya surga.

·         Pahala Shalat di Al-Aqsha dilipat gandakan : dari Maimunah bekas hamba sahaya Nabi ia berkata, Ya Rasulallah fatwakan kepadaku tentang Baitul Maqdis. Nabi berkata, tanah makhsyar, tanah al-Mansyar (tempat disebarkanya manusia) maka shalatlah di dalamnya, karena shalat di dalamnya seperti 1000 kali shalat di tempat lain. Aku berkata, jika aku tidak sanggup melaksanakanya?. Nabi menjawab, maka berikanlah hadiah minyak yang bisa menerangi masjid Al-Aqsha. Barang siapa yang bisa melakukan, maka seperti mendatanginya. 

·         Diampuni dosa orang yang shalat di al-Aqsha : dari Abdullah bin Amer bin Ash dari Nabi SAW ia berkata, tatkala Sulaiman bin Dawud selesai membangun Baitul Maqdis. Ia berdo’a kepada Allah tiga perkara. Satu hakim yang sama dengan hukumnya. Seorang raja yang tidak ada setelahnya (bandinganya) dan tidak ada yang datang ke tempat ini keucuali untuk shalat di dalamnya, kecuali ia akan keluar semua dosanya seperti saat dilahirkan ibunya. Nabi berkata, adapun yang dua telah diberikan kepadanya. Dan aku berharap semoga aku diberikan yang ketiganya.

·         Tanah Jihad dan perjuangan : dari Abu Umamah Al-Bahili ia berkata, telah bersabda Rasuallah SAW. Akan selalu ada di antara ummatku yang selalu menda’wahkan kebenaran atas musuh-musuhnya dan mengalahkanya. Tidak ada yang memadaratkan mereka siapapun yang menyalahinya. Kecuali apa yang menimpa mereka dari pada orang-orang yang loyal kepadanya, hingga datang urusan Allah dan mereka tetap dalam keadaan demikian. Para shahabat bertanya, ya Rasulallah mereka ada dimana ? Rasul menjawab, mereka berada di sekeliling Baitul Maqdis.

·         Dari Abi Hurairah dari Nabi SAW ia berkata, akan selalu ada sebagian ummatku yang bertempur di depan gerbang Damaskus dan sekitarnya dan di depan Baitul Maqdis dan sekitarnya. Tidak memadharatkan orang yang membiarkanya. Senantiasa membela kebenaran hingga datangnya hari kiamat.

·         Para Malaikat membentangkan sayapnya di Syam. Nabi berkata, alangkah baiknya Syam. Kami para shahabat berkata, karena apa wahai Rasulallah? Nabi menjawab, karena para malaikat membentangkan sayapnya di atas Syam.

·         Pertempuran dengan Yahudi dan membunuh mereka di Palestina : dari Abu Hurairah semoga Allah meridhoinya ia berkata, telah bersabda Rasulallah SAW. Tidak akan terjadi kiamat hingga kaum muslimin memerangi bangsa Yahudi. Sehingga walau mereka bersembunyi di balik batu dan kayu, maka batu dan kayu ini akan berkata, ya muslim, ya Abdullah ini ada Yahudi di belakangku, kemarilah bunuhlah ia, kecuali pohon Gorqod karena ia pohon Yahudi.

·         Munculnya kekhilafahan dan terhapusnya Yahudi dari Baitul Maqdis : dari Abi Hiwalah al-Azdi semoga Allah meridhoinya ia berkata, Rasulallah SAW menaruh tanganya di atas kepalaku atau pundaknya kemudian ia berkata, Ya ibnu Hiwalah, jika kamu melihat kekhilafahan dan telah hilangnya Baitul Maqdis, maka sungguh telah dekat masa kegoncangan dan bencana serta peristiwa-peristiwa besar. Hari kiamat pada hari itu, lebih dekat dari pada tangan ke kepalanya.

·         Kemenangan Islam dan munculnya di Syam : Dari Abi Darda semoga Allah meridhoinya, ia berkata, telah bersabda Rasulallah SAW, ketika aku tertidur aku melihat tiang kitab yang akan bopong daribawah kepalaku. Aku mengira hal tersebut akan hilang. Kemudian mataku mengikutinya dan ternyata mengarah ke Syam. Ketahuilah sesunguhnya keimanan ini jika terjadi fitnah maka tempatnya di Syam.

·         Peperangan dengan Dajjal dan membunuhnya di Palestina : dari junadah bin Abi Umiyah al-Azdi ia berkata, saya pergi bersama seorang laki-laki dari kaum Anshar ke salah seorang shahabat Rasulallah SAW. Lalu ia mengatakan, saya mendengar Rasulallah SAW menyebutkan tentang Dajjal. Lalu menyebutkan haditsnya. Salah satu tandanya adalah seseorang tinggal di bumi selama 40 pagi. Kerajaan mencakup seluruh pelosok. Namun ia tak mendatangi empat masjid. Yaitu Masjid ka’bah, Masjid Nabawi, Masjid Al-Aqsha dan Masjid Thursina.

·         Nabi Muhammad mendo’akan keberkahan pada Al-Aqsha : dari Abdullah bin Umar ra ia berkata, telah bersabda Rasulallah SAW. “ya Allah berkatilah kami dan warga Syam serta Yaman. Ya Allah berikan barokhamu paada Syam dan Yama.

0 comments:

Post a Comment

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More