SETIAP ORANG BISA MEMBEBASKAN PALESTINA

Sunday, 12 January 2014

Akhir keberadaan Yahudi di Palestina




Tahun 66 M. bangsa yahudi memberontak kepada Romawi. Peperangan terjadi antara yahudi dan Romawi terus berlangsung hingga tahun 70M. Pada tahun itu Titus menguasai kembali Al-Quds. Ia menghancurkan semua yang ada di sana, termasuk Haikal yang dibangun yahudi. Ia bahkan membawa Yahudi ke Romawi dan dijadikan budak. Sebagian mereka bersembunyi di Palestina. Inilah akhir dari eksistensi Yahudi
di Palestina. 

Pada tahun 132 -135M. bangsa Yahudi mengadakan revolusi, namun bangsa Romawi mampu menumpasnya dan menghancurkan semua bangunan Yahudi. Kemudian mereka membuat kota baru menggantikan kota-kota yang dibangun Yahudi. Hedriyan (Eliya) memerintahkan untuk membangun kota evilia dengn namanya. Kemudian Kaisar Romawi melarang yahudi masuk al-Quds selama 200 tahun. Dan habislah yahudi di sana. Tahun 234 M Kaisar Constantinople Kristen membebaskan Al-Quds. Ibunya memerintaahkan untuk membangun Gereja AlQiyamah dan melarang bangsa Yahudi masuk al-Quds maka terjadilah penindasan kembali terhadap Yahudi. 

Tahun 395 M. Kaisar Romawi terpecah menjadi dua, Bizantium di Timur dan Romawi di Roma. Maka Palestina berada dibawah kekuasaan Bizantium dengan pimpinan Hercules, hingga penaklukan Islam. Yahudi tidak punya pemerintahan di masa rentang ini. 

Tahun 614, kerajaan Farsi menguasai Palestina kembali. Mereka menghancurkan gereja nashrani dan merampasnya dari Nashrani setelah kurang lebih mereka menguasai Palestina selama 60.000 dengan dukungan dari Yahudi. Al-Qur’an menjelaskan tentang kekalahan Romawi pada surat Al-Rum ayat 1-5.

0 comments:

Post a Comment

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More