Banyak
sekali ayat al-Qur’an yang menyebutkan tentang keadaan Baitul Maqdis yang
diberkahi dan disucikan:
1.
Dan siapakah
yang lebih aniaya daripada orang yang menghalang-halangi menyebut nama Allah
dalam mesjid-mesjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkannya? mereka itu tidak
sepatutnya masuk ke dalamnya (mesjid Allah), kecuali dengan rasa takut (kepada
Allah). mereka di dunia mendapat kehinaan dan di akhirat mendapat siksa yang
berat.( QS al-Baqoroh 114) para ahli Tafsir berpendapat dia adalah Baitul
Maqdis
2.
Tanah yang
disucikan, Allah Ta’ala berfirman melalui Nabi Musa, “21. Hai kaumku, masuklah ke
tanah suci (Palestina) yang telah ditentukan Allah bagimu, dan janganlah kamu
lari kebelakang (karena takut kepada musuh), Maka kamu menjadi orang-orang yang
merugi. (Al-Maidah ayat 21) Alkalabi mengatakan, dia adalah Damascus, Palestina
dan sebagian wilayah Yordania. Qotadah mengatakan, dia adalah tanah Syam
semuanya. Imam Baidhowi mengatakan,
dia adalah Baitul Maqdis. Namun para ulama condong bahwa yang dimaksud adalah tanah yang terdapat antara sungai Neil dan sungai Furat. Saat ini mencakup Palestina, Yordania, suriah, Libanon, Mesir timur, sebelah barat Irak, sebelah selatan Turki dan dia adalah tanah milik ummat Islam. Di dalamnya ada dua sungai yang dilihat Rasulallah di dalam surga dalam hadits tentang isranya Rasulallah, “Dan adapun yang tampak adalah Neil dan Furat
dia adalah Baitul Maqdis. Namun para ulama condong bahwa yang dimaksud adalah tanah yang terdapat antara sungai Neil dan sungai Furat. Saat ini mencakup Palestina, Yordania, suriah, Libanon, Mesir timur, sebelah barat Irak, sebelah selatan Turki dan dia adalah tanah milik ummat Islam. Di dalamnya ada dua sungai yang dilihat Rasulallah di dalam surga dalam hadits tentang isranya Rasulallah, “Dan adapun yang tampak adalah Neil dan Furat
3.
Tanah yang
diberkahi, “dan Kami pusakakan kepada
kaum yang telah ditindas itu, negeri-negeri bahagian timur bumi dan bahagian
baratnya yang telah Kami berkahi padanya. (al-A’raf 137) yang disebut kami
berkahi maksudnya dengan kami berkahi kebaikan dan banyaknya buah-buahan.
4.
Tanah Masjid
Al-Aqsha, tempat isra dan mi’rajnya Rasulallah, Allah ta’ala berfirman, “Maha
suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al
Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar
Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) kami.
Sesungguhnya Dia adalah Maha mendengar lagi Maha mengetahui (al-Isra ayat
1).Ibnu Katsir berkata, dia adalah baitul Maqdis. Ikatan ini terjadi antara
Jijaz dan Palestina, Makkah, Al-Quds, Masjid Al-Haram dan Masjid Al-Aqsha.
5.
Tanah yang
diberkahi : Allah taa’ala berkata tentang Nabi Ibrahim dan Nabi Luth, 71. dan
Kami seIamatkan Ibrahim dan Luth ke sebuah negeri yang Kami telah memberkahinya
untuk sekalian manusia. (Al-Anbiya ayat 71). Ibnu Ka’ab mengatakan, di itu
adalah negeri Syam. Dan itu barokah
untuk semua ummat Islam bukan hanya untuk Palestina ataupun Arab. Dan bahkan ia
mengatakan, masalah ini adalah masalah Palestina.
6.
Tanah yang
diberkahi. Allah berfirman, 81. dan (telah Kami tundukkan) untuk Sulaiman angin
yang sangat kencang tiupannya yang berhembus dengan perintahnya ke negeri yang
Kami telah memberkatinya. dan adalah Kami Maha mengetahui segala sesuatu.
(al-Anbiya 81), Ibnu Katsir mengatakan, dia adalah tanah Syam
7.
Allah ta’ala
berfirman tentang Isa AS. dan telah Kami jadikan (Isa) putera Maryam beserta
ibunya suatu bukti yang nyata bagi (kekuasaan kami), dan Kami melindungi mereka
di suatu tanah Tinggi yang datar yang banyak terdapat padang-padang rumput dan
sumber-sumber air bersih yang mengalir (al-Muminun ayat 50) mengisyaratkan
kepada Baitul Maqdis sebagaimana diungkapkan Qotadah, Ka’ab dan Suddi
8.
Tanah
Al-Aqsha, Allah berfirman, Bertasbihlah kepada Allah di masjid-masjid yang
telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada
waktu pagi dan waktu petang, (An-Nur 36). Ikrimah berkata, dia adalah empat
masjid yaitu, Masjid ka’bah, Qubba, Madinah dan Masjid Baitul Maqdis
9.
Tanah Islam
Allah berfirman, “dikatakan kepadanya: "Masuklah ke dalam istana".
Maka tatkala Dia melihat lantai istana itu, dikiranya kolam air yang besar, dan
disingkapkannya kedua betisnya. berkatalah Sulaiman: "Sesungguhnya ia
adalah istana licin terbuat dari kaca". berkatalah Balqis: "Ya Tuhanku,
Sesungguhnya aku telah berbuat zalim terhadap diriku dan aku berserah diri
bersama Sulaiman kepada Allah, Tuhan semesta alam".(An-Naml 44). Yaman
dihubungkan dengan Palestina dan sejahteralah kehidupan antara keduanya, dan
diketahui bahwa perkembangan dan kesenangan serta barokah itu terkait hokum
yang diturunkan Allah
10.
Tanah yang
diberkati, Allah berfirman,. “Maka tatkala Musa sampai ke (tempat) api itu,
diserulah Dia dari (arah) pinggir lembah yang sebelah kanan(nya) pada tempat
yang diberkahi, dari sebatang pohon kayu, Yaitu: "Ya Musa, Sesungguhnya
aku adalah Allah, Tuhan semesta alam (al-Qosos 30)
11.
Tanah yang
diberkahi, Allah mengaitkan antara penduduk Yaman dan Palestina setelah Ratu
Bilqis di Saba masuk Islam, “dan Kami jadikan antara mereka dan antara
negeri-negeri yang Kami limpahkan berkat kepadanya, beberapa negeri yang
berdekatan dan Kami tetapkan antara negeri-negeri itu (jarak-jarak) perjalanan.
berjalanlah kamu di kota-kota itu pada malam hari dan siang hari dengan aman (Saba ayat 18). Ibnu Abbas berkata, dia adalah baitul Maqdis Al-Shobuni
berkata, al-barokah bisa secara fisik ataupun maknawiyah. Ayat ini merekam
tentang pemerintahan Sulaiman terhadap Palestina dan Yaman pada zaman kerajaan
Saba. Maka tampaklah kesejahteraan yang meliputi seluruh wilayah kekuasaannya
akibat pemerintahanya, karena dihukumi dengan syariat Allah
12.
Tanah
Makhsyar (tempat berkumpulnya manusia) Allah Berfirman. dan dengarkanlah
(seruan) pada hari penyeru (malaikat) menyeru dari tempat yang dekat. (Qaf :
41) Israfil akan menyeru dari padang Baitul Maqdis pada hari Kiamat





0 comments:
Post a Comment